Wisata Terbeken di Palembang

Posted on

Apa yang terngiang di pikiranmu saat dengar kata “Palembang”? Pempek dengan cuko pedas menantang, atau pemandangan Sungai Musi? Apapun yang ada dipikiranmu, jangan biarkan bisa ada di pikiranmu doang. Segera wujudkan, sebab Palembang memiliki banyak sekali destinasi wisata recommended yang amat disayangkan jika terlewatkan. Apa saja sih? Nah untuk itu kami rangkum beberapa wisata recommended di Palembang buat kamu semua!

Masjid Cheng Ho

Salah satu tujuan wisata terbeken di Palembang ialah Masjid Cheng Ho alias Masjid Al-Islam Muhammad Cheng Hoo. Masjid tersebut punya arsitektur dengan gaya oriental dengan ornamen asli Tionghoa, dan sepintas mirip kelenteng. Tuk mengunjungi masjid yang ada di wilayah Jakabaring ini, kamu tak harus bayar biaya apapun, tapi harus tetap jaga ketenangan umat islam yang beribadah. Dulu, masjid ini dibangun dengan kombinasi unsur budaya Tiongkok, Islam dan Jawa selaku bentuk penghormatan pada Laksamana Cheng Ho berkebangsaan Tiongkok yang beragama Islam saat berdagang, mengadakan relasi dengan penuduk lokal lalu berdakwah Islam di tanah Jawa.

Pulau Kemaro

Pulau Kemaro alias Pulau Kemarau ada di delta Sungai Musi. Sebenarnya pulau ini adalah delta yang berada di Sungai Musi. Delta ini melulu kering dan tak pernah berair, bahkan saat air pasang, sebagaimana selalu kemarau. Disini kamu boleh berjalan-jalan santai sembari menikmati pemandangan indah. Magnet pulau ini ada di pagoda dan kuil-kuil indah yang menjadikanmu merasa seperti lagi ada di daratan Tiongkok. Eksistensi pulau ini sendiri berhubungan erat dengan suatu legenda setempat yang bilang bahwa delta tampak sebagai bukti cinta putri Raja Sriwijaya, Siti Fatimah, pada kekasihnya. Kisahnya cintanya persis Romeo dan Juliet, maupun Sampek dan Eng Tay, yang berujung sedih.

Taman Bukit Siguntang

Di kaki Bukit Siguntang, kamu dapat menikmati keindahan alam di bawah rindangnya pohon-pohon, dan menikmati kesejukan udara. Ada beraneka tanaman dan bunga semisal bunga asoka, jarak, kayuagung, pinus, cempedak, rukam, kenanga, juga kayumanis. Saat sore menghampiri, cahaya matahari teduh menembus sela-sela daun, menyajikan panorama cantik yang syahdu. Disamping itu, Taman Bukit Siguntang pun menyimpan banyak kisah mengenai Kerajaan Sriwijaya di era lalu. Sejumlah situs bersejarah bisa kamu telusuri disini diantaranya ialah makam Raja Sigentar Alam, makam Panglima Raja Batu Api, makam Putri Kembang Dadar, makam Panglima Bagus Sekakang, makam Panglima Bagus Kuning, makam Putri Rambut Selako, dan makam Panglima Tuan Junjungan. Tidak hanya makam, ada pula sejumlah peninggalan historis dapat kamu lihat, semacam kemudi kapal Sriwijaya yang ditemui di kaki bukit, arca Buda Amarawati, serta prasasti Kedukan Bukit yang jadi bukti bernilai eksistensi Kerajaan Sriwijaya.

Benteng Kuto Besak

Satu lagi situs sejarah Kota Palembang, yakni Benteng Kuto Besak. Benteng tersebut merupakan peninggalan zaman penjajahan Belanda yang tetap berdiri dengan kokohnya. Tapi jangan keliru, benteng ini bukanlah dibangun oleh pemerintahan Belanda lho, tetapi Kesultanan Palembang Darussalam yang berkuasa tahun 1550-1823. Benteng ini didirikan sebagai proteksi menangkal serangan Belanda lalu sekaligus rumah keluarga Kerajaan Palembang Darussalam. Disamping gedung tua yang tetap terihat bersih dan terawat, kamu bisa menikmati cantiknya Sungai Musi, sebab Benteng Kuto Besak ada di tepiannya. Jelang sore, pemandangan kian indah. Matahari terbenam tampak berkilauan di atas sungai. Panorama ini tampak makin istimewa dengan Jembatan Ampera yang ada kokoh didekatnya.

Jembatan Ampera

Nah, ini tempat kongkow favorit di Palembang. Jembatan Ampera telah lama jadi ikon kota Palembang. Dibangun tahun 1962, Jembatan Ampera mengkoneksikan Seberang Ulu dan Seberang Ilir Sungai Musi. Kira-kira 50 m dari Jembatan Ampera, ada pasar yang bisa disebut sebagai pusat suvenir dan kuliner sehingga kamu bisa sambil beli oleh-oleh dan mencicipi cemilan khas Palembang.

Taman Hutan Wisata Punti Kayu

Jika kamu suka wisata alam, kamu bisa berkunjung ke Taman Hutan Wisata Punti Kayu. Seluas 50 ha, hutan wisata yang jaraknya 7 km dari jantung kota Palembang itu punya fasilitas cukup lengkap, mencakup penangkaran buaya dan bonbin. Hutan ini dipenuhi pohon-pohon pinus yang mencuat anggun. Disamping menikmati alam, kamu bisa pula berenang, naik perahu, ataupun piknik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.